Penanganan Konflik Gapoktanhut Bagendang Raya Belum Final, Pemkab Kotim Dalami Dokumen

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

SAMPIT – Penyelesaian konflik Gapoktanhut di wilayah Bagendang Raya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), masih belum memasuki tahap pengambilan keputusan. Pemerintah daerah memilih berhati-hati dengan terlebih dahulu melengkapi dan memverifikasi dokumen yang ada.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik () Kotim, Rihel, mengatakan bahwa hasil rapat terakhir menyepakati pentingnya pengumpulan data sebagai fondasi utama dalam proses penyelesaian konflik.

“Untuk saat ini data yang dimiliki tim belum lengkap. Karena itu, kami meminta kelengkapan dokumen, termasuk SK Gapoktanhut dari tahun 2016 hingga terbaru serta peta wilayah,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Ia menjelaskan, dokumen tersebut menjadi kunci dalam memastikan batas wilayah serta keabsahan kelompok tani yang terlibat, sehingga langkah yang diambil nantinya tidak menimbulkan persoalan baru.

Setelah seluruh dokumen terkumpul, tim akan melakukan analisis secara menyeluruh sebelum melangkah ke tahap verifikasi lapangan. Namun, pelaksanaan pengecekan langsung ke lokasi masih menunggu arahan dari pimpinan daerah.

“Setelah data lengkap, kita analisa dulu. Untuk turun ke lapangan, kita masih menunggu arahan pimpinan,” jelasnya.

Rihel menegaskan bahwa proses penyelesaian konflik sosial memerlukan pendekatan yang cermat dan tidak bisa dilakukan secara tergesa-gesa. Setiap keputusan harus didasarkan pada data yang valid dan kajian yang matang.

“Kita tidak bisa memaksakan waktu. Yang penting adalah ketepatan dalam mengambil keputusan agar tidak menimbulkan dampak baru,” tegasnya.

Sementara itu, kondisi di lapangan saat ini masih dalam status quo atau belum mengalami perubahan. Status tersebut merupakan hasil kesepakatan bersama dalam rapat sebelumnya yang turut melibatkan aparat kepolisian.

“Statusnya masih tetap seperti sebelumnya, yaitu status quo,” tandasnya.

Pemerintah daerah berharap, dengan proses pengumpulan dan analisis data yang matang, penyelesaian konflik Gapoktanhut di Bagendang Raya nantinya dapat berjalan lebih objektif, adil, dan dapat diterima oleh semua pihak.

Baca juga »  Penutupan Sinode Umum XXV GKE 2026, Bupati Murung Raya Apresiasi Sinergi Seluruh Pihak
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow