Wali Kota Palangka Raya Fokuskan Penanganan Karhutla di Kameloh Baru

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Pemerintah terus mengintensifkan penanganan kebakaran hutan dan lahan () yang masih terjadi di wilayah Kameloh Baru. Upaya ini dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas hingga melintasi badan jalan maupun memasuki kawasan Taman Nasional Sebangau yang memiliki nilai ekologis tinggi.

Wali , , mengatakan saat ini penanganan difokuskan di Kameloh Baru setelah dua lokasi prioritas sebelumnya, yakni kawasan Hiu Putih dan Petuk Ketimpun, berhasil dikendalikan. Di kedua lokasi tersebut, petugas gabungan kini melaksanakan pembasahan untuk memastikan tidak muncul kembali titik api.

“Kalau di sebenarnya ada tiga titik api yang benar-benar menjadi perhatian. Kemarin di Hiu Putih dan Petuk Ketimpun sudah padam, tinggal bagaimana kita melakukan pembasahan. Saat ini yang masih menjadi titik perhatian adalah Kameloh Baru,” kata , Senin (3/8/2026).

Menurut Fairid, kawasan Kameloh Baru menjadi perhatian khusus karena berbatasan langsung dengan wilayah Kabupaten Pulang Pisau yang masih mengalami kebakaran lahan. Kondisi tersebut meningkatkan potensi penyebaran api sehingga diperlukan langkah penanganan yang cepat, terpadu, dan berkelanjutan.

Pemerintah telah berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait untuk memperkuat operasi pemadaman di lokasi tersebut. Sejumlah regu gabungan ditempatkan di titik-titik strategis guna mengepung kobaran api dan mencegahnya meluas ke kawasan yang lebih berisiko.

“Di Kameloh kemarin berdasarkan laporan karena berbatasan langsung dengan Pulang Pisau yang masih menyala, maka kami melakukan koordinasi. Saat ini sudah ada beberapa regu yang mengepung api supaya tidak menyeberang ke jalan,” ujarnya.

Fairid menegaskan bahwa salah satu prioritas utama adalah memastikan api tidak melintasi badan jalan. Selain dapat menghambat proses penanganan, kondisi tersebut juga berpotensi memperbesar risiko kebakaran ke wilayah lain, termasuk kawasan konservasi Taman Nasional Sebangau.

Ia menjelaskan, lokasi kebakaran di Kameloh Baru juga memiliki tantangan tersendiri karena berada cukup jauh dari sumber air. Oleh sebab itu, strategi pemadaman dilakukan secara terkoordinasi dengan mengoptimalkan personel dan peralatan yang tersedia di lapangan.

“Yang kami khawatirkan kalau api menyeberang ke jalan. Di sana jauh dari sungai sebagai sumber air dan juga berhubungan langsung dengan Taman Nasional Sebangau. Jadi kami mengupayakan agar api tidak menyeberang,” tegasnya.

Pemerintah bersama tim gabungan akan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta memperkuat langkah-langkah pengendalian guna melindungi masyarakat, infrastruktur, dan kawasan hutan yang memiliki fungsi penting bagi lingkungan.

Baca juga »  DPKUKMP Kota Palangka Raya Siap Sukseskan Palangka Raya Fair 2026 sebagai Wadah Kolaborasi Pemerintah dan Pelaku Usaha
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow