NANGA BULIK – Sumber Mulya Fest Vol. 4 Tahun 2026 kembali digelar sebagai salah satu agenda tahunan masyarakat Desa Sumber Mulya, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau. Festival yang dikenal sebagai perpaduan antara kegiatan budaya, keagamaan, hiburan rakyat, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat tersebut resmi dibuka oleh Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, di Lapangan Sasana Yudha, Rabu (10/6/2026).
Tahun ini, Sumber Mulya Fest mengusung tema “Penggerak Ekonomi, Mewujudkan Masyarakat Kreatif Menuju Daerah Produktif”, sebagai bentuk komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat sekaligus memperkuat kreativitas dan produktivitas warga desa.
Salah satu agenda yang paling dinantikan masyarakat adalah Festival 7.000 Lampion yang akan menghiasi langit Desa Sumber Mulya. Selain itu, kemeriahan festival juga akan ditutup dengan penampilan artis nasional Ifan Seventeen yang dipastikan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat Lamandau maupun pengunjung dari daerah lain.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lamandau Abdul Hamid memberikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dan panitia penyelenggara yang terus menjaga keberlangsungan festival hingga memasuki tahun keempat pelaksanaannya.
Menurutnya, Sumber Mulya Fest bukan sekadar kegiatan hiburan semata, melainkan menjadi simbol semangat kebersamaan, gotong royong, dan kreativitas masyarakat dalam membangun desa serta mempromosikan potensi daerah kepada masyarakat luas.
“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kemampuan untuk menciptakan ruang-ruang kreatif yang berdampak langsung terhadap pembangunan desa. Pemerintah daerah tentu sangat mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat identitas budaya daerah,” ujar Abdul Hamid.
Ia menilai penyelenggaraan festival memberikan dampak positif terhadap perputaran ekonomi lokal, khususnya bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Berbagai produk unggulan masyarakat mulai dari kuliner, kerajinan tangan, hingga produk kreatif lokal ditampilkan selama pelaksanaan festival. Kehadiran ribuan pengunjung diharapkan mampu meningkatkan transaksi ekonomi dan membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
“Semakin banyak pengunjung yang datang, maka semakin besar pula peluang pelaku UMKM untuk meningkatkan pendapatan. Karena itu saya mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung produk-produk lokal dengan berbelanja di stand-stand UMKM yang tersedia,” katanya.
Selain menjadi sarana pemberdayaan ekonomi, Sumber Mulya Fest juga menjadi wadah pelestarian budaya dan tradisi yang selama ini hidup di tengah masyarakat. Berbagai pertunjukan seni budaya, kegiatan keagamaan, lomba-lomba tradisional, hingga hiburan rakyat menjadi bagian dari rangkaian acara yang disiapkan panitia.
Menurut Abdul Hamid, kegiatan seperti ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat karakter generasi muda agar tetap mengenal budaya dan tradisi daerah di tengah perkembangan teknologi dan arus globalisasi yang semakin pesat.
“Kegiatan ini bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi ruang edukasi dan pembinaan bagi generasi muda. Mereka dapat belajar tentang budaya, kebersamaan, serta semangat membangun daerah melalui kreativitas yang positif,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap Sumber Mulya Fest dapat terus berkembang menjadi salah satu festival unggulan daerah yang mampu menarik kunjungan wisatawan, memperkuat sektor ekonomi kreatif, serta menjadi media promosi potensi desa dan Kabupaten Lamandau secara lebih luas.
Dengan dukungan seluruh elemen masyarakat, festival tahunan ini diharapkan terus menjadi momentum kebangkitan ekonomi kerakyatan sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat dalam mewujudkan Lamandau yang maju, produktif, dan berdaya saing.










































