Pemko Palangka Raya Optimistis Inflasi Mulai Terkendali, Pasokan Pangan Terus Dijaga

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – Pemerintah optimistis laju inflasi akan mulai terkendali dalam beberapa waktu ke depan seiring terjaganya pasokan bahan pokok dan mulai menurunnya harga sejumlah komoditas pangan. Meski demikian, inflasi di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah tersebut masih dipengaruhi dampak kenaikan bahan bakar minyak () pada periode sebelumnya.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Palangka Raya, , usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi secara daring yang dipimpin Kementerian Dalam Negeri di Kantor Wali Kota Palangka Raya, Jalan Tjilik Riwut, beberapa waktu lalu.

Achmad Zaini menjelaskan, rapat koordinasi tersebut membahas berbagai langkah strategis yang dilakukan pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok. Pemerintah daerah diminta terus memperkuat pengawasan terhadap perkembangan harga dan memastikan distribusi pangan berjalan lancar agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Menurutnya, berdasarkan data per (1/7/2026), inflasi tahunan atau year on year (yoy) di Kota Palangka Raya masih berada pada level yang relatif tinggi. Kondisi tersebut merupakan dampak lanjutan dari kenaikan harga BBM pada periode sebelumnya yang memengaruhi harga berbagai komoditas di pasaran.

Meski demikian, Pemerintah Kota Palangka Raya meyakini tekanan inflasi akan mulai berangsur menurun. Hal tersebut didukung oleh kondisi pasokan bahan pangan yang relatif aman serta upaya pemerintah dalam menjaga kelancaran distribusi kebutuhan pokok.

“Faktor terpenting dalam pengendalian inflasi adalah terjaganya ketersediaan komoditas yang dibutuhkan masyarakat. Dengan pasokan yang cukup, pemerintah berharap harga kebutuhan pokok dapat tetap stabil sehingga tekanan inflasi dapat ditekan,” ujar Achmad Zaini.

Sebagai bagian dari pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Palangka Raya terus melakukan berbagai langkah, di antaranya:

  • Memantau perkembangan harga bahan pokok secara berkala.
  • Menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi pangan.
  • Berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan instansi terkait.
  • Mengantisipasi potensi kenaikan harga komoditas strategis.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, masih terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga. Salah satunya bawang merah yang naik dari Rp43 ribu menjadi Rp45 ribu per kilogram atau meningkat sekitar Rp2 ribu per kilogram.

Meski demikian, pemerintah menilai kenaikan tersebut masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Pemantauan harga di pasar tradisional maupun pusat distribusi akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi agar lonjakan harga tidak meluas ke komoditas lainnya.

Achmad Zaini menegaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Upaya tersebut diharapkan mampu menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus melindungi daya beli masyarakat di tengah dinamika perekonomian.

Baca juga »  727 Karhutla Terjadi di Kalteng, Pemprov Perkuat Status Siaga Darurat Hingga Oktober 2026
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow