PULANG PISAU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat dukungan terhadap pembangunan di Kabupaten Pulang Pisau melalui berbagai program strategis yang menyentuh sektor pendidikan, sosial, ekonomi, hingga ketahanan pangan. Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah provinsi dalam mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Gubernur Kalimantan Tengah, H. Agustiar Sabran, S.I.Kom., mengatakan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten dan kota menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Salah satu bentuk dukungan tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), yang menjadi program unggulan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Di Kabupaten Pulang Pisau, program tersebut telah menjangkau sebanyak 7.864 keluarga penerima manfaat.
Menurut Agustiar Sabran, KHBS dirancang sebagai program terpadu yang mengintegrasikan berbagai sektor, mulai dari pendidikan, pangan, sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pelaksanaannya juga didukung sistem digitalisasi agar penyaluran bantuan berlangsung lebih tepat sasaran, transparan, dan sesuai ketentuan.
“Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS). Di Kabupaten Pulang Pisau, program tersebut telah menjangkau hingga 7.864 keluarga penerima manfaat,” ujarnya, Kamis (2/7).
Selain melalui KHBS, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga terus meningkatkan kualitas pendidikan dengan melengkapi berbagai sarana dan prasarana pada jenjang SMA, SMK, maupun Sekolah Khusus (SKh). Bantuan tersebut meliputi penyediaan akses internet, perangkat televisi interaktif, serta berbagai fasilitas pendukung pembelajaran lainnya guna meningkatkan mutu pendidikan di daerah.
Agustiar Sabran menegaskan bahwa keberhasilan Program Kartu Huma Betang Sejahtera maupun berbagai program pembangunan lainnya memerlukan dukungan seluruh pihak. Oleh karena itu, ia mengajak pemerintah daerah, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar tepat sasaran dan memberikan manfaat optimal.
“Keberhasilan KHBS maupun program pembangunan lainnya membutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, kabupaten dan kota. Kami mengajak seluruh pihak bersama-sama mengawal agar program tersebut tepat sasaran,” katanya.
Di samping program pemerintah provinsi, Pulang Pisau juga mendapat dukungan melalui berbagai program strategis pemerintah pusat, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta implementasi Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Agustiar Sabran juga menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang telah diraih Kabupaten Pulang Pisau selama 24 tahun terakhir. Menurutnya, tema Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau, “Sinergitas Melestarikan Budaya dan Penguatan UMKM“, mencerminkan arah pembangunan yang relevan dengan tantangan saat ini.
Ia menilai Kabupaten Pulang Pisau memiliki potensi besar di berbagai sektor unggulan, seperti pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, hingga pengelolaan sumber daya alam. Terlebih, daerah tersebut juga menjadi bagian dari kawasan Program Strategis Nasional pengembangan lumbung pangan yang memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen terus mendorong pembangunan yang merata dari desa hingga perkotaan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
























