Pemkot dan Polresta Siapkan Arena Resmi untuk Tekan Balap Liar di Palangka Raya

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya bersama Polresta Palangka Raya mulai menyiapkan langkah pembinaan bagi kalangan pecinta otomotif sebagai upaya menekan maraknya aksi balap liar yang masih sering terjadi di sejumlah ruas jalan kota.

Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga membuka ruang yang aman dan legal bagi generasi muda untuk menyalurkan minat serta bakat di bidang otomotif.

Langkah tersebut mengemuka dalam audiensi antara Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Palangka Raya dengan Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, yang membahas penanganan balap liar sekaligus solusi jangka panjang bagi para penghobi balap.

Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto, mengatakan salah satu agenda utama yang dibahas adalah penyediaan lokasi khusus yang dapat digunakan sebagai sarana latihan dan pembinaan pembalap muda.

Menurutnya, selama ini keterbatasan fasilitas menjadi salah satu faktor yang mendorong sebagian kalangan muda memanfaatkan jalan umum sebagai arena balapan.

“Kami ingin memberikan ruang yang positif bagi anak-anak muda yang memiliki minat di dunia otomotif agar dapat menyalurkan hobinya dengan aman dan sesuai aturan,” ujarnya.

Sebagai langkah awal, Sirkuit Sabaru menjadi lokasi yang diusulkan untuk dijadikan pusat kegiatan otomotif dan pembinaan pembalap. Selain memiliki fasilitas yang sudah tersedia, kawasan tersebut dinilai lebih memenuhi aspek keselamatan dibandingkan penggunaan jalan umum.

Selain Sirkuit Sabaru, Pemerintah Kota Palangka Raya juga tengah mengkaji kemungkinan pemanfaatan kawasan Terminal WA Gara sebagai alternatif lokasi kegiatan otomotif. Area tersebut dinilai memiliki ruang yang cukup luas dan berpotensi mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan balap apabila memenuhi persyaratan teknis dan keselamatan.

“Saat ini ada dua lokasi yang menjadi opsi, yakni Sirkuit Sabaru dan Terminal WA Gara. Namun semuanya masih akan dikaji lebih lanjut,” kata Hermanto.

Ia menjelaskan, penetapan lokasi nantinya akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari regulasi, kelayakan lintasan, standar keselamatan, hingga dampak sosial bagi masyarakat sekitar agar keberadaan arena tidak menimbulkan persoalan baru.

Sebagai bagian dari program pembinaan, Satlantas Polresta Palangka Raya juga berencana menggelar kegiatan bertajuk Weekend Race yang akan menjadi wadah kompetisi resmi bagi para pembalap muda.

Melalui kegiatan tersebut, para pecinta otomotif diharapkan dapat menyalurkan bakat dan kemampuan mereka secara legal, terarah, serta berada dalam pengawasan yang memadai.

Pemerintah dan kepolisian berharap penyediaan arena resmi serta program pembinaan berkelanjutan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi aksi balap liar yang selama ini meresahkan masyarakat.

Selain meningkatkan keselamatan pengguna jalan, program tersebut juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet otomotif berprestasi yang dapat mengharumkan nama Palangka Raya dan Kalimantan Tengah di tingkat yang lebih tinggi.

“Tujuan utamanya adalah memberikan ruang yang positif bagi generasi muda sekaligus menciptakan kondisi lalu lintas yang lebih aman dan tertib bagi seluruh masyarakat,” pungkas Hermanto.

Baca juga »  Satpamobvit Polresta Palangka Raya Tingkatkan Pengamanan Perbankan untuk Jaga Kamtibmas
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

WhatsAppImage2026-06-03at192454
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow