BPBD Kotim Minta Pengembang Perhatikan Risiko Karhutla dan Banjir

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

KOTAWARINGIN TIMUR – Badan Penanggulangan Bencana Daerah () Kabupaten Kotawaringin Timur mengingatkan pentingnya mempertimbangkan risiko bencana dalam setiap perencanaan pembangunan kawasan permukiman.

Selain memperhatikan kualitas bangunan, pengembang juga diminta memastikan lokasi pembangunan aman dari ancaman bencana seperti kebakaran hutan dan lahan () maupun banjir yang kerap terjadi di sejumlah wilayah.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur, Multazam, mengatakan pihaknya telah menyediakan data tingkat kerawanan bencana yang dapat dimanfaatkan oleh pengembang maupun pihak terkait sebelum memulai pembangunan.

“Kita harapkan developer memastikan daerah pembangunan barunya aman dari bencana. Bukan hanya Karhutla, tetapi juga banjir,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Menurut Multazam, data yang dimiliki BPBD mampu memberikan gambaran tingkat risiko suatu wilayah, mulai dari kategori rendah, sedang hingga tinggi terhadap berbagai potensi bencana.

“Di kami sudah tersedia data itu. Bisa dipakai sebagai acuan apakah daerah tersebut berisiko rendah, sedang atau tinggi terhadap Karhutla maupun banjir,” katanya.

Ia menjelaskan, pemanfaatan data kebencanaan dalam proses perencanaan pembangunan menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko kerugian di masa mendatang sekaligus melindungi masyarakat yang akan menghuni kawasan tersebut.

Multazam mengungkapkan, sejauh ini sudah terdapat beberapa pengembang yang berkonsultasi dengan BPBD terkait tingkat kerawanan bencana pada lokasi pembangunan yang direncanakan.

Menurutnya, konsultasi tersebut juga didorong oleh pihak perbankan yang menjadikan aspek risiko bencana sebagai salah satu pertimbangan dalam penyaluran pembiayaan pembangunan.

“Bank meminta kepastian kepada developer bahwa lokasi yang akan dibangun aman atau minimal diketahui tingkat ancamannya. Supaya perbankan tidak salah sasaran saat menyalurkan pembiayaan,” jelasnya.

Ia menilai langkah tersebut merupakan perkembangan positif karena menunjukkan bahwa mitigasi bencana mulai menjadi bagian penting dalam proses perencanaan pembangunan kawasan permukiman.

Dengan adanya kajian risiko sejak awal, pembangunan dapat dilakukan secara lebih terarah dan memperhatikan aspek keselamatan serta keberlanjutan lingkungan.

“Harapannya pembangunan perumahan ke depan lebih aman dan masyarakat yang tinggal di sana juga terlindungi dari potensi bencana,” pungkasnya.

BPBD Kotawaringin Timur berharap seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan, baik pengembang maupun lembaga pembiayaan, dapat memanfaatkan data kebencanaan sebagai dasar pengambilan keputusan guna menciptakan kawasan hunian yang aman, nyaman, dan tangguh terhadap bencana.

Baca juga »  Disdamkarmat Ikuti Upacara Hari Jadi ke-XXX Kota Palangka Raya, Dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kartini 2026
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow