Hari Lahir Pancasila Harus Menjadi Semangat Pengabdian dan Kepedulian Sosial

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Peringatan Hari Lahir Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Juni menjadi momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan semangat pengabdian kepada masyarakat. Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dinilai harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Pimpinan Redaksi KALTENG PLUS sekaligus Ketua BPK Kamboja, Sucipto, S.Sos, mengatakan Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman hidup yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurut pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Palangka Raya tersebut, semangat gotong royong, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai Pancasila yang harus terus dipertahankan.

“Pancasila mengajarkan kita untuk saling membantu, menghargai perbedaan, serta mengutamakan kepentingan bersama. Nilai-nilai itu sangat relevan dalam kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah yang dikenal hidup rukun dalam keberagaman,” ujarnya.

Sucipto yang pernah menjabat sebagai Komandan Damkar Kota Palangka Raya sekaligus Koordinator Lapangan Call Center 112 Kota Palangka Raya menilai semangat pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata pengamalan Pancasila. Selama bertugas, ia merasakan langsung bagaimana pentingnya kerja sama, solidaritas, dan kepedulian dalam membantu masyarakat menghadapi berbagai situasi darurat.

Menurutnya, nilai kemanusiaan yang terkandung dalam sila kedua Pancasila harus terus menjadi landasan bagi seluruh elemen masyarakat dalam memberikan bantuan kepada sesama tanpa membedakan suku, agama, maupun latar belakang sosial.

“Ketika terjadi kebakaran, bencana, atau musibah lainnya, semua pihak bergerak bersama tanpa melihat perbedaan. Inilah semangat Pancasila yang sesungguhnya dan harus terus kita jaga,” katanya.

Sebagai Ketua BPK Kamboja, Sucipto juga mengajak generasi muda untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, tantangan di era digital saat ini menuntut masyarakat untuk lebih bijak dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar agar tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal yang dapat memecah persatuan.

Ia berharap Hari Lahir Pancasila menjadi momentum bagi masyarakat Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, untuk semakin mempererat persaudaraan, meningkatkan semangat gotong royong, serta memperkuat rasa cinta terhadap bangsa dan negara.

“Pancasila adalah warisan para pendiri bangsa yang harus terus dijaga. Mari kita jadikan momentum Hari Lahir Pancasila sebagai pengingat untuk terus mengabdi, peduli terhadap sesama, dan bersama-sama membangun Kalimantan Tengah yang aman, damai, dan sejahtera,” pungkasnya.

Baca juga »  Walikota Palangka Raya Operasi Pasar Penyeimbang Pasar Mini Datah Manuah
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

WhatsAppImage2026-06-03at192454
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow