SAMPIT – Kebakaran hebat menghanguskan permukiman padat penduduk di Jalan H Imran Gang Merpati, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Sabtu (23/5/2026) dini hari. Sedikitnya tiga unit rumah ludes terbakar dan satu rumah lainnya ikut terdampak akibat ganasnya kobaran api.
Peristiwa kebakaran terjadi sekitar pukul 04.30 WIB dan sontak membuat warga panik. Api dengan cepat membesar lantaran sebagian besar bangunan rumah di lokasi terbuat dari material kayu.
Kobaran api disertai asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi. Warga berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri dan barang-barang berharga milik mereka.
Detik-detik kebakaran bahkan sempat terekam dalam siaran langsung warga melalui media sosial TikTok. Dalam video yang beredar, terdengar teriakan histeris warga yang meminta pertolongan saat api terus membesar.
Sebelum petugas tiba di lokasi, warga sempat berjibaku melakukan pemadaman menggunakan ember dan alat seadanya. Namun besarnya api membuat warga kesulitan mendekati titik kebakaran.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim, Akhmad Taufik mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan personel dan armada usai menerima laporan kejadian.
“Begitu menerima laporan, petugas dan unit pemadam segera kami kerahkan ke lokasi untuk melakukan operasi pemadaman,” ujar Akhmad Taufik.
Ia menjelaskan, proses pemadaman mulai dilakukan sekitar pukul 05.00 WIB. Api akhirnya berhasil dilokalisir pada pukul 05.21 WIB sehingga tidak merembet lebih luas ke rumah warga lainnya.
Setelah kondisi mulai terkendali, petugas melanjutkan proses pendinginan pada pukul 06.15 WIB dengan mengurai material mudah terbakar untuk memastikan tidak ada titik api tersisa.
“Petugas melakukan pendinginan agar tidak terjadi kebakaran susulan,” katanya.
Operasi pemadaman dinyatakan selesai sekitar pukul 07.01 WIB. Dalam penanganan tersebut, Disdamkarmat Kotim mengerahkan empat unit armada dan 24 personel.
Proses pemadaman turut dibantu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim, Satlantas Polres Kotim, Redkar Ketapi 3, Redkar Masjid Jami, Redkar Swadaya Baamang, Redkar Teluk Dalam, serta masyarakat sekitar.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.


























