PLN KALSELTENG Pastikan Pemadaman Bergilir Bukan Akibat Krisis Batu Bara

Siap diputar
🔊 DENGARKAN BERITA INI

PALANGKA RAYA – PT (Persero) memastikan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah tidak disebabkan oleh kekurangan pasokan batu bara maupun energi primer. Pemadaman dilakukan sebagai langkah manajemen beban menyusul gangguan operasional pada salah satu unit pembangkit listrik yang memengaruhi pasokan daya ke sistem kelistrikan Kalimantan.

Manager Komunikasi PLN Unit Induk Distribusi (UID) Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Ahmad Humaidi, mengatakan sistem kelistrikan Kalimantan hingga saat ini masih beroperasi dan tetap terkendali. Namun, untuk menjaga keandalan sistem secara menyeluruh, PLN menerapkan manajemen beban secara terbatas di sejumlah wilayah terdampak.

“Adanya padam di beberapa lokasi adalah sebagai langkah manajemen beban secara terbatas dan terukur untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan Kalimantan,” ujarnya.

Ahmad menjelaskan, gangguan operasional terjadi pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) sehingga kemampuan pembangkit dalam menyuplai listrik ke sistem Kalimantan belum dapat beroperasi secara optimal. Meski demikian, ia menegaskan kondisi tersebut tidak berkaitan dengan ketersediaan batu bara maupun energi primer.

Menurutnya, pasokan energi primer untuk pembangkit di wilayah Kalimantan masih dalam kondisi aman sehingga masyarakat diminta tidak terpengaruh oleh isu yang mengaitkan pemadaman dengan kelangkaan batu bara.

Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN terus mengoptimalkan pasokan dari pembangkit lain serta melakukan pengaturan operasi sistem agar keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik tetap terjaga. Langkah tersebut juga dilakukan untuk meminimalkan dampak pemadaman terhadap pelanggan.

“PLN memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan. Kami akan terus menyampaikan perkembangan kondisi sistem kelistrikan secara berkala melalui kanal resmi PLN,” katanya.

Sementara itu, Asisten Manager Keuangan dan Umum PLN UP3 Palangka Raya, Gian Wijaya, menjelaskan gangguan pada unit pembangkit menyebabkan kemampuan produksi listrik belum dapat mencapai kapasitas normal. Akibatnya, daya yang disalurkan ke jaringan distribusi mengalami penurunan sehingga diperlukan pengaturan beban di sejumlah wilayah.

Ia mengilustrasikan bahwa apabila sebuah pembangkit dalam kondisi normal mampu menghasilkan daya hingga 100 persen, saat mengalami gangguan kapasitas produksinya hanya berkisar 70 hingga 75 persen. Penurunan tersebut berdampak pada berkurangnya pasokan listrik yang masuk ke sistem.

“Kalau kami tidak melakukan manajemen beban, nanti akan terjadi potensi kegagalan sistem yang lebih besar. Karena itu dilakukan pengaturan beban pada wilayah-wilayah yang terdampak agar sistem tetap aman,” jelas Gian.

Menurut Gian, proses pemulihan masih terus berlangsung melalui koordinasi intensif antara unit pembangkit dan unit distribusi. Meski perkembangan perbaikan dilakukan secara berkelanjutan, PLN belum dapat memastikan waktu normalisasi seluruh sistem karena bergantung pada proses penyelesaian gangguan di pembangkit.

Ia kembali menegaskan bahwa pemadaman bergilir di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah sama sekali tidak berkaitan dengan isu nasional mengenai pasokan batu bara. Pasokan energi primer untuk pembangkit PLN di wilayah tersebut dipastikan masih mencukupi sehingga tidak menjadi penyebab terganggunya pasokan listrik.

Di sisi lain, Gian menyampaikan PLN juga terus mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari transisi menuju sistem ketenagalistrikan yang lebih ramah lingkungan. Namun, proses tersebut dilakukan secara bertahap dan memerlukan waktu karena harus disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur serta kebutuhan sistem kelistrikan nasional.

PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkait perkembangan penanganan gangguan hanya melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Dengan demikian, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.

Baca juga »  Aiptu Anumerta Yudhi Perdana Putra Dimakamkan Secara Kedinasan, Kapolres Katingan Pimpin Upacara Penghormatan Terakhir
PlaystoreKALTENGPLUSupdate11b
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
17Juni2026-HARIJADIKOTAPALANGKARAYA4
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
×
⭐⭐⭐⭐⭐
Suka menggunakan Aplikasi KALTENG PLUS?
Jika KALTENG PLUS membantu Anda mendapatkan berita Kalimantan Tengah setiap hari, luangkan waktu sebentar untuk memberikan ulasan di Google Play Store.
INPUT ID ANGGOTA
Masukkan 4 Digit ID Anggota
SCAN KARTU ANGGOTA
Menyiapkan Scanner...
Arahkan Kamera ke area
QR Kartu Anggota
LIVE KALTENG PLUS
Memuat Judul...
Memuat Siaran Langsung...
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
TONTON
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

KALTENG PLUS - LAPOR PAK 2
CALLCENTER110POLRI
ChatGPT Image 5 Mei 2026, 13.17.19
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow