Desa Pilang Jadi Percontohan Pembangunan Berkelanjutan Kalteng

Siap diputar

PALANGKA RAYA – Desa Pilang, Kabupaten Pulang Pisau, ditetapkan sebagai salah satu lokasi percontohan pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. Desa tersebut menjadi bagian dari program kolaborasi yang mendukung percepatan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Penetapan Desa Pilang sebagai proyek percontohan mendapat dukungan dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah hingga mitra internasional. Program tersebut difokuskan pada pengembangan sumber penghidupan alternatif bagi masyarakat agar potensi ekonomi desa dapat berkembang secara berkelanjutan.

Advisor Program, Marveledo, menjelaskan bahwa kerja sama antara Pemerintah Jerman dan Pemerintah Indonesia menempatkan Kalimantan Tengah sebagai salah satu dari enam wilayah percontohan di Indonesia dalam pelaksanaan program percepatan pencapaian SDGs.

“Kalimantan Tengah dipilih sebagai daerah percontohan untuk mendukung implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah melalui kolaborasi berbagai pemangku kepentingan,” ujarnya, Kamis (4/6/2026).

Menurutnya, pelaksanaan program di Desa Pilang melibatkan banyak pihak, mulai dari pemerintah desa, Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau, sektor swasta, hingga organisasi nonpemerintah.

Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat peran aktor nonpemerintah dalam mendukung pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus memperkuat sinergi berbagai pihak melalui penyusunan Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Tahun 2026–2030.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni menggelar workshop penyusunan RAD SDGs yang bertujuan meningkatkan keterlibatan pemangku kepentingan nonpemerintah dalam proses perencanaan pembangunan daerah.

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bapperida Kalimantan Tengah, Chandra Asmara, mengatakan kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari dan diawali dengan pelatihan bagi para trainer senior terkait Program Aksi Percepatan Pencapaian SDGs yang telah berjalan di daerah.

Menurut Chandra, program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dengan berbagai mitra pembangunan internasional yang memiliki komitmen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

“Keterlibatan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mendukung pencapaian seluruh indikator pembangunan daerah yang selaras dengan target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs,” katanya.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dan komunitas lokal, Kalimantan Tengah diharapkan mampu mempercepat pencapaian target pembangunan berkelanjutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata hingga ke tingkat desa.

Baca juga »  Pesona Hutan Pendidikan Mungku Baru, Wisata Edukatif di Jantung Kalimantan
ChatGPT Image 23 Mei 2026, 22.11.26
ChatGPT Image 10 Mei 2026, 14.46.47
ChatGPT Image 17 Mei 2026, 04.41.16
ChatGPT Image 19 Mei 2026, 21.53.06
Back to top button
Konten ini dilindungi hak cipta :
PORTAL BERITA MEDIA DIGITAL
KALTENG PLUS
📢 LAPOR PAK 📰 IKLAN & PUBLIKASI 💬 CHAT ADMIN
KATEGORI BERITA
KALTENG PLUS
HOME
TERBARU
🔍
CARI
📁
KATEGORI
ℹ️
INFO

WhatsAppImage2026-06-03at192454
WhatsAppImage2026-06-03at183925
previous arrow
next arrow